Sambel terasi bawang

Untuk yang tidak pandai memasak (seperti aku), tinggal di tempat yang tidak memungkinkan untuk beli makanan jadi setiap hari (seperti jaman ngekos di Jakarta atau tinggal di Bandung dulu), lama2 makan pagi siang sore hanya menjadi kewajiban belaka. Tidak bisa benar2 dinikmati. Yang penting perut kenyang, komposisi makanan bergizi, tidak usahlah pikirkan soal rasa. Bisa dilihat ya dari genre masakanku yang amat sangat sederhana sekali. Gak ada tuh cerita masak pakai serai, kunyit, daun salam, ketumbar, kencur, kemiri, jahe atau santan.

Masak itu cuma beda2 bahan sayur dan lauk saja, bumbunya mah sama 😀 gak jauh2 dari bawang merah, bawang putih dan garam. Paling banter ditambahin merica dan kecap 😛

Alhasil, aku sendiri bahkan suka bosen dengan masakanku sendiri. Mau pakai bumbu macem2, belum  nyampe tuh sense of cookingnya, efek dari setiap bumbu dapur tuh apa, dan cocok untuk bikin apa. Mau lihat resep masakan, malas dan emang dasarnya tidak niat, tidak bakat memasak dan tidak terlalu suka. Jaman masih tinggal di rumah orang tua, walau suka dibilangin sama Mama, bikin ini itu, bumbunya anu inu. Tetap aja gak apal2. Sesuai pesan Mama sebelum aku berangkat kemari, yang mungkin sudah desperado ngajarin anaknya masak, sampai bilangnya, ‘wes pokok e masak opo wae bumbune bawang merah bawang putih garem, dadi masakan’. Banyaknya? ya dikira2 aja sendiri, pakai feeling. Eh ternyata pesan ini nyantol bener di otak 😀

Tapi akhirnya aku menemukan, si pembangkit selera makan yang tidak pernah padam. Sudah tau sih dari dulu, cuma berhubung baru tahun lalu dapat lungsuran cobek dan ulegan dari Merry, ya sejak itulah bisa merasakan sambel yang sesungguhnya di sini.

Jadi walau cuma makan tahu, tempe, atau udang atau ikan yang bumbunya cuma bawang putih dan garam, tapi kalau dicolek sambel, pastilah jaaauhhh lebih enakkk 🙂

si pembangkit selera makan

Bahan:

  • cabai merah, cabai hijau–>diiris2
  • terasi
  • bawang merah–>diiris2
  • garam, gula

Cara memasak:

  • irisan cabai, bawang dan terasi ditumis sebentar pakai sedikit minyak goreng
  • angkat, taro di cobek, kasih garam dan gula secukupnya
  • diuleg, enaknya sampai halus, tapi aku suka males, jadi, kasar pun oke 🙂
  • jadi deh 🙂

NB: kalau aku biasanya bikin yang agak banyak sekalian, taro di wadah kecil terus disimpan di kulkas, biar awet.

Advertisements
Gallery | This entry was posted in Ide masakan and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Sambel terasi bawang

  1. erinyudha says:

    wah buat yang punya layah gigimana yaa

  2. erinyudha says:

    yang gak punya maksudnya?.. tak ada rotan akar pun jadi.. cari aja batu, yang 1 lonjong, yang 1 ceper agak dekok.. cuci bersih teruss pake deh 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s