Siraman rohani · Yudha

Allah dan hanya Allah

Sekedar berbagi, saya saat  ini sedang menikmati indahnya dekat dengan Allah, saya berharap semoga Allah selalu memberi kasihNya, tidak berhenti memberi kasih, tidak memnuat saya lupa, dan membuat saya lebih dekat dengan Nya.

Allah Maha Pengasih Maha Penyayang, saking sayangnya, tidak pernah berhenti sedikitpun Dia memberi nikmatNya, tanpa imbalan, tanpa berhenti, sampai kita kembali pada Nya. Alangkah malu Nya kita jika kita merasa apa yang kita dapat, kita rasakan saat ini adalah hasil jerih payah kita. Non sense saudara-saudaraku, Non sense, Nol besar. Coba kita sebutkan hasil jerih payah kita, niscaya sedikit usaha tapi tidak ada apa2 nya dibanding banyak Nikmat Pertolongan Allah terhadap apa yang kita dapati sekarang ini.

Banggakah kita terhadap prestasi kita?Kekayaan kita?Tampan atau Cantik nya kita? atau Kuasa kita?

Coba kita renungi, kita pikir, dari mana semua yang kita dapat sekarang. NIscaya hanya sebagian kecil dan kecil dibandingkan dengan hal2 diluar usaha kita. Allah memberi hadiah dan kasih Nya tanpa berhenti, tapi kita jarang sekali sadari. Allah memberi saya karunia istri yang sholehah, saya sadari bukan dari usaha saya murni. Adalah suatu saat saya melihat album foto teman saya, Subhanallah, tiba2 saya merasa digerakkan untuk memandang istri saya itu, segera saya cari nomor telponnya, saya pinjam handphone teman saya agar murah ongkosnya dan saya ketemu tidak berapa lama setelahnya. Minggu depannya saya diyakinkan Allah untuk  langsung mengajak dia menikah, Allahu Akbar, lamaran saya diterima dengan mudah, Alhamdulillah sekarang kami sudah dianugerahi satu anak yang cantik, lucu dan pintar.

Kalo saya renungi, saat itu saya sedang galau siapakah yang akan menjadi istri saya, sedih rasanya, saya juga tidak punya banyak uang untuk menikah, rumah belum punya dsb, tapi saya bermunajat sama Allah, ternyata Allah memberi rejeki dan pertolongan luar biasa, saya dinikahkan di suatu acara yang buat saya terlalu besar.

Prestasi,

Saya dilahirkan oleh orang tua yang sederhana, tapi diajarkan selalu untuk selalu bermurah hati. Mengalah dan bayak berdoa kepada Allah. Orang tua saya rajin berdoa, rajin beramal walaupun kami hidup terbatas, Allahu Akbar, doa-doa orang tua saya diijabah sama Allah, saya lulus UMPTN ITB, gak karuan saya kagetnya. Saya sekarang dikasih sama Allah kuliah di Universitas Pittsburgh, Amerika Serikat ,dan saya diberikan kesempatan sekolah di Erasmus, Belanda dengan beasiswa, Allahu Akbar.

Saya merefleksikan apa yang sudah saya lakukan, ternyata sedikit sekali, tapi kok bisa begini besar ya Allah memberi nikmat Nya, Saya jadi yakin, semua karena Allah, Doa Orang tua adalah makbul untuk memperlancar keinginan kita, kita akan diberi nikmat jauh dari apa yang kita inginkan, kalo kita menjadi orang yang bersyukur dan meminta kepada Allah Azza Wa Jala.

Istri yang Sholehah, saya menyadari saya ini masih sangat2 jauh dari sholeh, tapi jalan Allah memberi nikmat kepada umat Nya adalah hal yang tidak pernah saya duga. Istri Alhamdulillah sangat sering mengingatkan saya pada kebaikan, sholat, beramal dan memnafaatkan waktu sebaik-baiknya untuk hal2 yang bermanfaat.

Anak jadi pintar, sholehah, cerdas, padahal saya tidak pernah mengajarinya, dia tinggal dengan Mbah nya, tapi saya yakin Allah memberi kecerdasan dan kebaikan pada anak ini.

Untuk itu saya berdoa kepada Allah, semoga Allah memberi kami semua keistiqomahan dalam kesholehan, karena semua ini hanya digerakkan oleh Allah, dan bukan karena usaha kami. Sangat-sangat kecil porsinya, Allah Maha Besar.

Advertisements

One thought on “Allah dan hanya Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s