Saskia’s fave: Stik keju

Mumpung mood untuk membuat kue sedang on, mari kita bereksperimen lagi. Kemudian, mengingat Saskia doyaan sekali sama keju, dan panganan yang kriuk2, terbersitlah ide untuk membuat stik keju. Ketika searching resepnya kelihatannya gampang, bahan2nya dan cara membuatnya. Yuuk dicoba.

Niat banget lah pokoknya pulang kantor jam 3.30, setelah mandi, langsung deh, masuk dapur. Lagipula siangnya aku sudah bilang sama Areta dan Saskia, mau buat kue sorenya. Oh ya, ternyata anak2 itu reminder yang sangat efektif. Kita kan suka niat di dalam hati. Tapi begitu tiba saatnya, suka lupa atau tiba2 malas dan berpikir untuk menunda, kapan2 saja deh. Dengan mengucapkan niat dan janji ke anak2, jadi seperti ada yang mendorong2 atau menyeret2 untuk segera melakukan, karena mereka pasti menagih :D.

Setelah menelaah berbagai resep membuat stik keju, pada akhirnya aku membuat takaran sendiri, sebagai berikut:

Bahan:

  • 200 gram tepung terigu
  • 75 gram tepung maizena
  • 50 ml air bening matang
  • 1/4 sdt garam
  • 60 gram keju cheddar diparut
  • 30 gram margarin
  • 1 butir telur

Cara membuat:

  1. Campur dan aduk2 tepung terigu, maizena dan garam
  2. Kocok telur di tempat terpisah, campur margarin dan air matang
  3. Campurkan kedua bahan
  4. Tambahkan keju parut, aduk2 hingga adonan tercampur merata
  5. Digilas tipis2 memanjang (pakai rolling pin atau botol sirup pun jadi), lalu diiris2 hingga seperti mie gepeng (supaya adonan tidak lengket ketika diiris2, taburi dengan tepung)
  6. Digoreng hingga kuning kecoklatan
  7. Voilaa… siap dimakan 🙂

PS: Oh ya untuk membuat adonannya memang gampang, tapi mengiris2nya itu lumayan memakan waktu. Akan lebih mudah kalau pakai gilingan mie.

stik keju

stik keju

Advertisements
Gallery | This entry was posted in Ide masakan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Saskia’s fave: Stik keju

  1. erinyudha says:

    Yummy,,
    Nice, penganan cocok untuk saskia, dan papanya juga 🙂
    ada reproduksi lagi kan?

    • erinyudha says:

      hmmm berhubung durasi membuatnya dibanding memakannya tidak seimbang… setelah kupikir masak2 dengan analisa cost-benefit, next time beli jadi saja deh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s