Inspirasi dari seorang anak muda

Semua berawal dari keputusan 5 detik saya untuk membeli buku 99 Hijab Stories hanya dari melihat cover depan dan belakangnya. Yang langsung saya cari adalah siapa penulisnya. Bukannya apa2, saya penasaran saja, siapa dia yang bisa2nya menulis kisah 99 wanita dengan hijabnya. Mana sebagian besar dari mereka adalah orang terkenal, dari pejabat, artis, hingga para profesional. Tadinya saya pikir, orang yang bisa kenal dan punya akses untuk meng-interview kalangan seperti mereka tentunya tidak jauh-jauh dari dunia jurnalis. Dan ternyata saya salah. Dia adalah seorang pengusaha, pembicara dan penulis. Yang menarik, dia MSc bidang Islamic Finance dari universitas di Qatar, lulus dengan predikat summa cum-laude dan selama kuliah mendapat full scholarship dari Emir Qatar. Sering menjadi perwakilan ikut acara2 di forum internasional. Selain itu, pada buku 99 Hijab Stories, pembatas bukunya terdapat cuplikan quotes dari first lady-nya Qatar.

Bagaimana bisa? Seorang dengan latar belakang demikian menulis buku tentang kisah2 wanita berhijab? Bisa kenal secara personal dengan first lady-nya Qatar pula?

Well, balik ke 99 Hijab Stories, bukunya cukup menarik. Ada kisah yang lucu2. Misalnya awal mulanya Zaskia Adya Mecca berhijab yang tanpa rencana, tapi gara2 terlanjur ‘basah’. Atau kisah Helvy Tiana Rosa yang di awal2 dia berhijab tidak tahu kalau hijab itu boleh dilepas ketika tidur.

Memang beberapa di antaranya kisahnya monoton dan standar. Makanya, mungkin sudah sekitar 2-3 bulan sejak saya beli buku itu, sampai sekarang belum juga habis saya baca. Tapi karena penasaran sama penulisnya, saya malah kemudian membeli buku2nya yang lain yaitu Notes from Qatar 2 dulu, baru yang ke-1. Yang malah langsung tuntas saya baca.

Yang juga menarik, dia sering mendapat keberuntungan. Dan memang benar barangkali ya kalau keberuntungan itu banyak datang sama orang-orang yang optimis, positive thinking, percaya diri, gigih, pandai mengambil kesempatan dan nekat. Baca saja kisahnya tentang bagaimana dia kenalan dengan Sheikha Moza bint Nasser, first lady-nya Qatar, juga caranya ketika dia menembus penjagaan VVIP dengan menggandeng Sheikh Qaradhawi demi menyaksikan acara wisuda yang diadakan Qatar Foundation.

Kalau hidup kita biasa-biasa saja seperti orang kebanyakan, bisa jadi karena sikap, cara berfikir dan keputusan2 yang kita ambil juga biasa2 saja, atau yang banyak dilakukan oleh orang kebanyakan. Kalau mau punya kehidupan dan prestasi seperti seseorang, ya salah satu caranya adalah dengan banyak belajar dari yang bersangkutan, di antaranya dengan mengubah cara pandang, sikap, dan caranya bertindak seperti orang tersebut.

Menarik membaca pengalaman2nya, pemikiran2nya dan prinsip2 hidupnya yang tidak lepas dari Al Qur’an dan Hadist. Selanjutnya yang ingin tahu lebih jauh, bisa baca blognya di www.muhammadassad.wordpress.com, atau baca saja bukunya. Dan, memang tidak rugi. Saya jadi mendapat inspirasi dan semangat baru untuk bangkit dan melakukan perubahan untuk kualitas hidup yang lebih baik lagi.. yuk ah, tidak ada kata terlambat, masih muda juga kok saya.

🙂

Advertisements
Gallery | This entry was posted in Erin and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s