Tips

Tips membuat slide presentasi

TIPS membuat presentation slides

Tips ini dibatasi berlaku hanya untuk presentasi singkat yang memaparkan hasil penelitian atau diskusi dengan durasi sekitar ±20 menit ya. Misalnya presentasi untuk thesis defense, tugas di kelas, atau presentasi di suatu forum macam konferensi atau seminar yang biasanya pesertanya banyak dan dilakukan maraton, sehingga ketepatan waktu sangatlah penting.

Prinsip kunci-nya adalah:

1. Presenting is giving

Selalu ingat prinsip, presentasi bukan supaya terlihat pintar dan tahu lebih banyak hal daripada audiens, tapi presentasilah untuk memberikan informasi yang berguna bagi audiens. Seperti asal katanya juga, present is a gift, isn’t it?

2. Patuhi waktu yang diberikan.

Triknya adalah, maksimal 1 menit per slide. Dalam 1 menit, sampaikan 2-3 poin penting saja. Lebih baik audiens mengingat 2-3 hal penting dari yang kita sampaikan, daripada kita menyebutkan 10 hal tapi tidak ada yang ‘nyantol’ di benak audiens.

3. Semakin simple semakin baik.

Kemampuan audiens berkonsentrasi dalam menyerap informasi dalam waktu yang relative singkat adalah terbatas. Jadi, jangan memberikan informasi terlalu banyak dan terlalu detail. Lagipula, percayalah, mereka tidak akan mengingatnya :P.

Berikutnya, soal penyusunan slides.

1. Halaman depan

Tampilkan judul, nama2 (tim) yang presentasi, kalau presentasi tentang penelitian ya cantumkan juga promoter dan supervisor-nya, afiliasi, logo, nama event (misal, nama tugas /kuliah, forum, konferensi), tanggal

2. Outline

Buat outline setelah halaman depan untuk membuat tampilan presentasi kita terlihat rapi dan terstruktur, sekaligus mencegah kita berbicara meloncat2 dan melebar kemana2. Buat juga slides outline setiap berganti subbab yang menunjukkan kita sedang berada di bagian mana.

outline3. Introduction

Buat audiens tertarik dan ingin tahu apa yang akan kita sampaikan dengan membuat pembuka yang menjelaskan tentang: masalah apa yang kita ingin pecahkan? Mengapa masalah itu penting untuk dicari solusinya? dan bagaimana cara kita pakai untuk menyelesaikannya (secara umum)? Yang tidak kalah penting juga untuk presentasi jenis ini: hal baru apa yang kita temukan dan ingin kita sampaikan? … ya, karena audiens tidak akan tertarik dengan fakta2 dan solusi basi.

4. Slides selanjutnya…

Untuk presentasi jenis ini, seperti juga tulisan ilmiah, idealnya ada data dan metodologi, hasil, diskusi, dan diakhiri dengan…

5.  Kesimpulan

Akhiri dengan 1 slide berisi 2-3 kesimpulan utama yang benar2 penting untuk diingat audiens. Mereka mungkin mengabaikan apa yang kita sampaikan di tengah presentasi, tapi biasanya orang akan mengingat bagaimana kita memulai dan mengakhiri.

 

Selanjutnya, yang penting soal penampilan slides:

  1.        Alur

Alur presentasi mestinya terstruktur, tidak meloncat2 antara satu slide ke slide berikutnya. Beri gambaran global dulu baru mengerucut ke detail pada slide berikutnya. Dalam 1 slide cukup tampilkan 1-2 ide.

  1.        Text

Hadirkan tulisan seminimal mungkin. Lebih baik dibuat poin2 daripada menulis dengan kalimat panjang. Jika tulisan terlalu banyak, kita cenderung membaca, dan audiens akan ikutan membaca juga, bahkan lebih cepat daripada kita. Akibatnya, audiens tidak akan memperhatikan yang kita katakan. Maksimum 8 baris deh per slide, dan 8 kata per baris. Pastikan juga pilih jenis dan ukuran huruf yang enak dibaca supaya tidak membuat dahi mengernyit.

text3. Ilustrasi

Orang cenderung lebih tertarik melihat gambar2 daripada tulisan. Maka, sebisa mungkin tampilkan gambar2 untuk menggantikan text.

ilustration4. Grafik/Gambar

Jangan berlebihan dalam menggunakan warna. Pastikan warna yang digunakan menunjukkan suatu yang  berbeda dan penting, misal, untuk menunjukan level bahaya, atau gradasi kontur. Atau bisa juga supaya eye catching.

Untuk membandingkan sesuatu, misal suatu kasus dengan berbagai metode, atau sebelum dan sesudah dilakukan sesuatu, sandingkan dalam 1 slide, seperti contoh 2 slides teratas di gambar berikut.

graph

 

Sesuai prinsip ‘semakin simple semakin baik’, jangan menampilkan detail pada grafik yang tidak kita jelaskan pada presentasi. Perhatikan judul  grafik, legend, keterangan X dan Y, juga angka2. Pastikan cukup besar dan terbaca oleh audiens. Bandingkan 2 slides ‘Autocalibration’ di bawah. Tidak penting menampilkan informasi waktu pada seintens itu. Yang di kanan lebih jelas, cukup mempilkan waktu awal dan akhir dengan tulisan yang lebih jelas.

Kalau untuk menunjukkan perbedaan yang sebenarnya tidak harus memakai warna sebagai pembedanya, misal, kecepatan arus di sungai A dan B, bisa juga gunakan kombinasi warna (yang kontras), kode dan ketebalan garis. Ini juga menguntungkan ketika slide-nya difotokopi, informasi pada grafiknya tidak membingungkan.

5. Tabel

Kalau bisa hindari penggunaan tabel. Sebisa mungkin tampilkan dalam bentuk grafik. Kalau memang perlu untuk menampilkan hasil penelitian dalam table, gunakan table sesederhana mungkin. Tampilkan hanya informasi dan detail yang kita bicarakan dalam presentasi. Pastikan ukuran hurufnya terbaca, label kolom dan barisnya jelas. Garis vertical table dapat dihilangkan agar informasi angka/tulisan lebih ‘terlihat’, juga untuk menghindari kesan penuh pada slide. Perhatikan pula penggunakaan decimal pada angka, gunakan decimal hanya jika decimal tersebut memiliki makna.

table6. Animasi

Kebanyakan presentasi untuk jenis yang dibicarakan di sini sesungguhnya tidak memerlukan efek animasi. Maka gunakan hanya jika membantu untuk menjelaskan materi, dan biasanya untuk menjelaskan gambar (jarang sekali digunakan untuk text), misal: menggambarkan evolusi dari suatu system yang kompleks.

7. Slide ‘Terima Kasih’, perlukah?

Kecuali kita punya pesan yang ingin kita sampaikan, semacam quotes, taglines, dan sebagainya, sehingga kita ingin audiens membacanya, ya boleh saja. Kalau hanya menampilkan foto pemandangan biasa atau hanya tulisan ‘terima kasih’, lebih baik tidak usah. Cukup dengan mengatakannya langsung saja bukan? 😉

Advertisements

2 thoughts on “Tips membuat slide presentasi

  1. sebagian sudah saya terapkan, power point itu ya point-point penting saja, jangan terlalu panjang jadi paragraf, bahkan sarannya jangan lebih 10 baris. Sebagian lain baru tahu. terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s