Marhaban yaa Ramadhan

Alhamdulillah bisa kembali bertemu dengan bulan Ramadhan. Bulan di mana terdapat great sale dari Allah SWT yang Maha Pemurah dan Pengampun. Bulan di mana pahala untuk ibadah dan kebaikan dilipatgandakan. Bulan di mana dosa2 sebesar dunia, seluas samudra dan sebanyak buih di lautan akan diampuni. Bulan di mana terdapat malam lailatul qadar, di mana lebih mulia dari 1000 bulan.

Mari mempersiapkan diri sebaik2nya. Beribadah sebanyak2nya. Jangan sampai terlewat detik demi detik terbuang untuk hal2 yang sia2.

Kalau kita bisa mengabaikan makan dan minum, yang artinya sanggup menahan haus dan lapar demi tidak mau kehilangan waktu belajar demi persiapan menghadapi ujian; masa kita tidak sanggup dan tidak mau menahan haus dan lapar untuk beribadah puasa?

Kalau kita sanggup bekerja keras dan tidur 3 jam sehari selama 1 bulan demi menyelesaikan thesis atau project yang mendekati deadline; masa kita tidak sanggup dan tidak mau berkurang jam tidur demi beribadah sholat malam, tadarus dan sahur selama Ramadhan..?

Kalau kita sanggup berusaha sekuat tenaga dan berlelah2 mengikuti tes demi tes demi mendapatkan pekerjaan dengan gaji besar, masa kita tidak sanggup dan tidak mau berusaha sekuat tenaga dan berlelah2 demi mendapat ridho, ampunan, dan pahala dari-Nya selama Ramadhan ini…??

Yuk ayuuk, marii mariii… perbaiki diri… agar lebih pandai mengendalikan amarah, emosi, hasad, iri dengki… mari hilangkan kebiasaan ghibah, berburuk sangka, fitnah dan sebagainya… karena puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga… karena bulan Ramadhan merupakan sarana untuk membentuk habits yang baik. Konon, 30 hari merupakan waktu yang diperlukan manusia untuk menanamkan kebiasaan baru. Agar selesai Ramadhan kita dapat meraih kemenangan. Kemenangan yang hakiki. Bukan kemenangan bebas dari penjara lapar dan dahaga selama Ramadhan. Melainkan kemenangan membentuk kebiasaan baik yang baru, yang lebih mendekatkan kita kepada Sang Pencipta, yang lebih membuatNya semakin mencintai kita

Mari perbanyak beribadah dan beramal shaleh. Mumpung jam kerja k.antor pun memendek 😛 … Jangan terlalu sibuk mempersiapkan kemasan. Tapi sibuklah mempersiapkan isinya…

Mempersiapkan beraneka menu istimewa yang seringkali berlebihan untuk berbuka dan sahur selama Ramadhan itu hanya kemasan. Mempersiapkan menu sederhana dari rejeki yang halal bersama keluarga, atau bahkan memperbanyak jumlahnya untuk dibagikan kepada tetangga yang fakir miskin itulah isinya.

Mempersiapkan event berbuka puasa bersama teman2 di restoran mewah dengan hidangan lezat dan berlimpah itu hanya kemasan. Meniatkan berbuka puasa dengan karib kerabat dan teman2 lama untuk menjaga silaturahmi itulah isinya.

Sibuk mempersiapkan pakaian baru untuk lebaran itu hanya kemasan #mengingat mal2/dep.store yang biasanya semakin penuh justru di sepuluh hari terahir bulan Ramadhan… sementara barisan jamaah sholat taraweh justru menciut# Sibuk memperbaiki diri agar kembali fitri itulah isinya.

Mari meraih kemenangan yang sesungguhnya. Semoga Ramadhan kita tahun ini lebih baik dari tahun lalu… Aamiin…

Advertisements
Gallery | This entry was posted in Siraman rohani and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s