Saskia’s 5th birthday #latepost

April 12

Tak terasa Saskia sudah melewati masa balitanya. Teringat perkataan seorang teman yang waktu itu anaknya sudah berusia 9 tahun,  “Kalau saya mah inginnya Nadia umur 5 tahun terus..” sahutnya ketika saya berkomentar tentang menyenangkannya punya anak yang sudah besar karena sudah gak ribet mengurusinya. Waktu itu saya masih belum mengerti karena Saskia masih berusia 2 tahun.

Hal itu menggambarkan kalau usia 5 tahun itu usia yang istimewa. Fase usia di mana seorang anak itu lagi menyenangkan2nya. Celetukannya, pemikirannya dan tingkah lakunya yang polos sering bikin kita geli. Kalau diajak pergi2 juga sudah tidak terlalu ribet. Juga  sudah lumayan mandiri misalnya dalam hal makan, ke toilet, pakai baju, masukin pakaian kotor ke tempatnya, membereskan mainan, dll. Sudah pandai pula sesekali membantu saya menjemur baju, cuci gelas dan piringnya dia sendiri, tebah2in tempat tidur, menyiram tanaman, menyapu kalau dia bikin lantai rumah kotor dengan remah2 cemilannya dia… (tuh kan kelihatan dia meniru yang sering saya kerjakan.. :))

Dan kadang terlalu mandiri…

Misalnya nih, kalau pulang sekolah dia pasti langsung mengerjakan tugas dari sekolah sendiri (kalau ada) tanpa disuruh, alias tidak suka menunda2. Suka menyiapkan keperluannya sendiri juga kalau mau pergi2.

Misalnya lagi, ketika saya minta untuk tidur di kamarnya sendiri, tanpa disangka prosesnya cukup mudah. Langsung mau aja gitu dia. Cuma tetap ya sebelumnya minta dikeloni sambil dibacakan buku cerita sampai tertidur. Kalau bangun malam untuk buang air kecil pun dia nyalain  lampu kamar mandi sendiri, pipis sendiri, terus nengok masuk ke kamar tidur saya, terus balik lagi tidur di kamarnya sendiri. Padahal pakai lampu tidur lho, alias remang2…

Itu kalau dia lagi jadi sweet princess.

Kalau lagi enggak, yaaa tetap saja yang namanya anak2 tidak jarang bikin saya teriak2 juga. Yang susah dibatasi nonton tv nya lah, yang makan sambil lari ke sana kemari lah, loncat2 di atas tempat tidur, taruh mainan di mana2 dan gak mau beresin, dll.

Time flies.

Kemudian, setahun yang lalu, saya dan papanya suka bujukin dia supaya dia gak ikut kalau kami pergi. Karena kadang memang agak ribet sih kalau ajak dia pergi2, karena pasti minta ini itu, misal main ke playground, beli cemilan ini itu kesukaannya. Yang mana jadinya lamaaa. Juga gak bebas makan makanan kesukaan saya dan mas Yudha, misal pecel, gado2, empek2, dll, karena kalau mau makan mesti pilih tempat makanan yang dia suka makan juga.

Sekarang malah sudah mulai tidak mau diajak jalan pergi sama saya dan papanya… Yang mana jadinya suka kami bujuk2 untuk ikutan karena ternyata kurang seru kalau pergi tanpa Saskia. Alias gak ada kamu gak rame, nak…

Ah, sudah besar rupanya sekarang kau, Sas…

Waktu berlalu terasa begitu cepat. Saya jadi mengerti maksud perkataan mamanya Nadia waktu itu.

Aneh memang. Ketika anak masih kecil, saya pengennya dia cepat besar. Tapi begitu dia beranjak besar, tiba2 saya takut kehilangan lucunya dia saat ini. Rajukannya ketika minta dibelikan buku cerita. Manjanya ketika minta dipeluk. Kepolosannya ketika bertanya hal2 tidak terduga. Keceriaannya ketika diajak berenang atau bermain sepeda. Riangnya menyambut saya pulang kerja. Gembiranya ketika makan martabak. Semangatnya ketika menceritakan kejadian lucu bersama teman2nya di sekolah. Sok tahunya dia waktu ngeyel soal teks lagu, padahal dia yang salah. Ketawa terbahak2nya yang susah berhenti kalau papanya ngelucu (yang mana menurut saya sebenarnya garing)…

Hal aneh lainnya, kadang melelahkan ketika Saskia lagi manja dan apa2 maunya sama saya, sementara saya lagi sibuk atau capek dan mengantuk. Tapi ketika dia perlahan semakin mandiri, tiba2 saya takut kehilangan ketergantungannya dia sama saya… Ternyata, salah satu hal yang membahagiakan saya adalah ketika anak2 memerlukan saya. Di situ saya merasa berarti bagi mereka.

Lima tahun umurmu, kakak Saskia.. Tapi sebenarnya Mama baru 3 tahun merawatmu.. Maafkan atas 2 tahun yang hilang dari golden years-mu yang tidak kita lalui bersama… Maafkan Mama yang seriiing banget kurang sabar menghadapimu. Bahkan terkadang hingga membuatmu sedih, menangis atau takut karenanya.

I just want to know that deep inside my heart, I looove you a lottttt!!!

Semoga kau sehat selalu, panjang umur, jadi anak sholehah, cerdas, berprestasi, berakhlak mulia, jadi teladan bagi sesama, bermanfaat bagi banyak orang, jadi perempuan inspiratif, bisa menjaga diri dari hal2 negatif di dunia digital ini, dan selalu dilindungi Allah SWT dari hal2 buruk. Aamiin.

Happy birthday!!!

happy b'day saskia!!

happy b’day saskia!!

Saskia n Papa

Saskia n Papa di peringatan ultah sederhana

Btw, adik Thoriq mana yaa..??!

Lagi tidur deh kayaknya, jadi gak ikutan difoto 😛

Oh ya, fyi, kue ultah blackforest itu sekitar 90%-nya dimakan sendiri lhoo sama kakak… :))

Advertisements
Gallery | This entry was posted in Saskia and tagged . Bookmark the permalink.

4 Responses to Saskia’s 5th birthday #latepost

  1. adhyasahib says:

    happy belated birthday kakak Saskia, semoga panjang umur dan sehat selalu ya jadi anak soleha *sodorin piring minta kue ultahnya* 😀

  2. Arman says:

    Happy birthday Saskia… Pinter ya mandiri banget
    Haha lagian papa mamanya gimana… Anaknya malah gak diajak pergi… Giliran anaknya gak mau ikut malah disuruh ikut. :p

    • erinyudha says:

      thanks, oom arman! haha iya mandiri bgt kl lagi jadi anak baik..
      Hehe, iya, habisnya biasanya kalau kami pergi karena ada keperluan yang bukan kepentingannya dia suka bosanan, merengek minta cepet pulang lah, minta beli mainan, es krim, dll jadi tambah lama urusannya 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s